Pakar Ekonomi UMMU Apresiasi Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Tauhid-Nasri di Kota Ternate

Tenate, Intronusantara – Pakar Ekonomi dan Keuangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Assoc. Prof. Dr. Sofyan Abas, M.A., memberikan apresiasi positif terhadap capaian satu tahun kepemimpinan Dr. H. M. Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar di Kota Ternate.

Sofyan menilai duet kepemimpinan ini sukses membawa perubahan signifikan, terutama dalam aspek tata kelola birokrasi. “Kepemimpinan Tauhid-Nasri pada tahun pertama sukses mereformasi birokrasi dan pembangunan di Kota Ternate,” sentilnya saat memberikan keterangan, Minggu (22/2/2026). Kepada wak media ini.

Ia juga memandang keberhasilan tahun pertama sebagai fondasi kuat untuk masa depan kota.

“Keberhasilan pada tahun pertama dapat menjadi pijakan kuat bagi perkembangan Kota Ternate ke depan,” katanya.

Terkait kemandirian fiskal, Sofyan mendorong Pemerintah Kota untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat struktur anggaran. “Agar terjadi peningkatan signifikan pada anatomi postur APBD melalui pendekatan Ternate sebagai kota jasa,” tegasnya sembari meminta penguatan sektor pajak perhotelan dan retribusi daerah.

Sinergi dan Capaian Integritas
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, turut memberikan pandangan terkait harmonisasi di internal pemerintahan.

“Kunci keberhasilan kepemimpinan Tauhid–Nasri terletak pada visi sinergi dan kolaborasi Wali Kota yang berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Pola kerja ini membuahkan hasil nyata, di antaranya raihan predikat Zona Hijau MCP KPK 2025 dengan skor 91 persen. Angka ini menempatkan Ternate sebagai daerah dengan pencegahan korupsi terbaik di Maluku Utara. Selain itu, Pemkot Ternate tetap konsisten membayarkan TPP ASN secara penuh meski dana transfer dari pusat mengalami pengurangan.

Pemerataan Infrastruktur dan Penghargaan
Dalam setahun terakhir, Pemkot Ternate berhasil mengamankan anggaran Rp30 miliar dari Kementerian PUPR untuk perbaikan 27 ruas jalan. Pemerintah juga meresmikan SPAM Tobololo pada Januari 2026 demi menjamin akses air bersih bagi warga pesisir.

Pemerataan layanan tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi juga menyentuh wilayah BAHIM (Batang Dua, Hiri, dan Moti) melalui penguatan jaminan kesehatan, pendidikan, dan konektivitas laut.

Sederet prestasi nasional pun berhasil diraih, mulai dari Penghargaan IMDI 2025 sebagai daerah digital terbaik di Indonesia Timur, hingga penghargaan Kota Sehat 2025 dari Kemenkes RI.

Wali Kota Tauhid Soleman menegaskan bahwa refleksi satu tahun ini menjadi pijakan untuk akselerasi di tahun mendatang. “Refleksi satu tahun ini adalah fondasi untuk akselerasi daya saing ke depan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perjalanan membangun Ternate masih panjang dan membutuhkan keberlanjutan.

“Satu tahun bukanlah akhir perjalanan, melainkan fase penting untuk memastikan fondasi pembangunan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Ternate,” pungkasnya.

 

(RMY/Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *