Menenun Nada Ilahi di Desa Were: Mahasiswa KKSD UMMU Belajar Tilawah Bersama Generasi Qur’ani

Halmahera Tengah, intronusantara — Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Kelompok 1 Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) melaksanakan kegiatan belajar tilawah Al-Qur’an bersama anak-anak Desa Were, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah.

Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ustadzah Matasia Husain selaku guru tilawah, pada Kamis (6/11/2025).

Pembelajaran tilawah dilakukan melalui latihan tajwid dasar, pelafalan huruf hijaiyah, serta pembiasaan nada tilawah.

Mahasiswa dan anak-anak belajar bersama, saling memperbaiki bacaan, sehingga tercipta suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Baca juga:

Yayasan Rumah Konseling Malut Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SMK Negeri 3 Ternate

Koordinator Desa KKSD Kelompok 1, Rizki Wawan Dani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran mahasiswa dalam memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Belajar tilawah bersama bukan hanya bagian dari program, tetapi juga cara kami berkontribusi membangun karakter Qur’ani bagi anak-anak Desa Were. Kami ingin kecintaan terhadap Al-Qur’an tumbuh dari suasana belajar yang hangat dan menyenangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Dakwah, Ismaulani H. Kalfangare, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi mahasiswa dan anak-anak di bawah bimbingan guru tilawah.

Baca juga:

Mahasiswa KKN Desa Modayama Bersama Warga Siapkan Lomba Maulid Nabi

“Kami sebenarnya sudah mengenal huruf dan mampu membaca Al-Qur’an, hanya saja belum terlalu lancar dalam melagukan bacaan dengan nada yang lebih tinggi. Melalui kegiatan ini, kami kembali belajar bersama. InsyaAllah, dengan bimbingan Ustadzah Matasia Husain, bacaan kami akan semakin baik dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Di sisi lain, Guru Tilawah Desa Were, Ustadzah Matasia Husain, menjelaskan bahwa proses pembinaan tilawah di desa dilakukan secara bertahap dan penuh kesabaran.

“Banyak anak-anak yang kami bina belajar dari nol, mulai dari membuka tasbih hingga melafalkan huruf-huruf dengan benar. Alhamdulillah, beberapa di antara mereka sudah pernah meraih juara harapan dan juara tiga pada lomba tingkat kecamatan. Itu menjadi penyemangat bagi kami,” ungkapnya.

Baca juga:

BADKO HMI Maluku Utara Gelar Advance Training (LK III) Tingkat Nasional 2025: Membangun Intelektual Kritis di Tengah Krisis Politik Global

Ia menambahkan bahwa pihaknya memiliki target agar para santri terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami membina mereka agar tetap istiqamah dan terus berkembang. Meski kondisi di daerah kami masih terbatas, kami berusaha mulai dari hal sederhana. Harapannya, ke depan mereka bisa bersaing sampai tingkat provinsi, bahkan nasional,” tambahnya.

Ustadzah Matasia juga memberikan apresiasi atas kolaborasi mahasiswa KKSD yang terlibat dalam proses pembelajaran.

“Harapan kami, anak-anak terus belajar. Jika ada bakat dan terus dilatih, insyaAllah akan berhasil. Untuk mahasiswa KKSD, semoga dengan kebersamaan dan kolaborasi ini, mereka juga bisa terbiasa, bahkan menjadi qori dan qoriah yang hebat,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi positif antara mahasiswa KKSD dan masyarakat Desa Were dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama serta mempererat hubungan sosial selama masa pengabdian.

 

(Ar/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *