Jakarta, Intronusantara – Partai Buruh yang berusia mudah telah di kenal luas di nusantara, dengan wajah berjuang Arman Rajak sebagai delegasi oleh pengurus Exco wilayah Ternate provinsi Maluku Utara.
Namun, Arman Rajak di kenal selaku Ketua Serikat Buruh Garda Nusantara (SBGN) Wilayah Maluku Utara (Malut).
Arman juga sampaikan “Pasca kongres ke V Partai Buruh yang digelar di Jakarta pada 19–22 Januari 2026 usai resmi dan hasilnya lahir sejumlah putusan “strategis bagi arah juang partai ke depan” Katanya
Di samping itu, Arman Rajak tegaskan prinsipnya untuk konsolidasi kekuatan rakyat di Kota Ternate.
Olehnya, berbagai unsur elemen, mulai dari kaum buruh, pedagang kaki lima, tukang ojek, petani, nelayan, pemuda dan mahasiswa, perempuan, hingga masyarakat lainnya, di libatkan.
”Upaya tersebut diarahkan pada pembentukan struktur Partai Buruh secara keseluruhan, mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan.” Jelasnya
Ia juga berkata, ini sebagai bagian dari strategi untuk menangkan Partai Buruh pada Pemilu 2029 demi rakyat.
Untuk itu, “Partai Buruh harus hadir sebagai alat perjuangan politik rakyat kecil.” Katanya dengan lantang ke Media Intronusantara pada Jumat (23/01/2026) pukul 11.41 WIT.
Lebih jauh, ia punya kepercayaan diri dalam keputusan yang setara dengan adanya kebijakan lembaga partai politik untuk terdorong kepentingan rakyat
“Konsolidasi ini penting untuk suara buruh dan kelompok marjinal tidak hanya didengar, tetapi juga diperjuangkan melalui kebijakan publik,” ujar Arman Rajak.
Selain itu menurut dia, sebagai cara membangun kekuatan politik yang berlanjut di Kota Ternate.
“Kami ingin memastikan Partai Buruh dibangun dari bawah, oleh rakyat, dan untuk kepentingan rakyat. Tambahnya
Dalam pengalaman panjang gerakan sosial dan serikat buruh menjadi modal penting untuk bangun solidaritas di Maluku Utara.
Oleh karena itu “kami optimis Partai Buruh dapat menjadi kekuatan politik alternatif di Ternate dengan kerja kolektif,” Tutupnya
(Yuda/Red)
