Ternate, intronusantara ā Kepolisian Resor Ternate menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Zebra Kie Raha 2025 yang di pimpin langsung oleh Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Polres Ternate, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Senin (17/11/2025).
Apel tersebut di ikuti oleh Peleton Gabungan Perwira serta tiga kompi pasukan dari unsur TNIāPolri dan instansi terkait. Peserta terdiri dari personel Denpom XVI/1 Ternate, Kodim 1501 Ternate, Sat Samapta Polres Ternate, Sat Lantas Polres Ternate, staf Polres Ternate, Sat Intelkam, gabungan Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba, serta personel Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Ternate.
Baca juga:
Polres Halmahera Tengah Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Kie Raha 2025
Sebagai dukungan operasional, turut di hadirkan lima unit kendaraan roda empat dan lima unit kendaraan roda dua milik Sat Lantas Polres Ternate.
Rangkaian kegiatan di awali dengan masuknya Komandan Apel, di lanjutkan kehadiran Kapolres Ternate selaku Pimpinan Apel.
Setelah penghormatan pasukan dan laporan Komandan Apel, di lakukan pengecekan pasukan serta penyematan pita sebagai tanda di mulainya Operasi Zebra Kie Raha 2025.
Dalam arahanya, Kapolres Ternate menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari Operasi Zebra 2025 yang di gelar serentak oleh Korlantas Polri di seluruh Indonesia selama 14 hari, mulai 17ā30 November 2025.
“Operasi tersebut bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang Operasi Lilin 2025, sekaligus meningkatkan di siplin masyarakat dalam berkendara,” ujarnya.
Baca juga:
Skandal Tunjangan DPRD Malut: Eks Sekwan yang Kini Plt Kadis Dikbud Jadi Sorotan Kejati
Kapolres menegaskan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif, sejalan dengan kebijakan transformasi digital Korlantas Polri.
Ia menuturkan sejumlah pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan karena berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan, di antaranya pengendara tanpa helm atau sabuk keselamatan, melawan arus, parkir sembarangan, pengendara di bawah umur, penggunaan telepon genggam saat berkendara, balap liar, pelanggaran batas kecepatan, serta berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.
AKBP Anita Ratna Yulianto menambahkan bahwa penegakan hukum merupakan langkah terakhir. Tujuan utama operasi ini adalah membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
Melalui Operasi Zebra Kie Raha 2025, Polres Ternate berharap adanya penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, meningkatnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, serta terciptanya situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Maluku Utara, khususnya Kota Ternate.
Baca juga:
Operator Sekolah di Ternate Diduga Menghardik Jurnalis di Depan Umum
Dengan dukungan lintas instansi dan partisipasi aktif masyarakat, Polres Ternate optimistis operasi ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi keselamatan bersama.
(Abi/Red)
