Home > News > Warga Dusun Kulo Halmahera Gelar Upacara Kemerdekaan Perdana Sejak 1911

Warga Dusun Kulo Halmahera Gelar Upacara Kemerdekaan Perdana Sejak 1911

Redaksi Intronusantara 18 Agustus 2026 News
Warga Dusun Kulo Halmahera Gelar Upacara Kemerdekaan Perdana Sejak 1911

Halmahera Tengah, IntroNusantara – Warga Dusun Kulo di Halmahera Tengah, Maluku Utara, mencetak sejarah baru dengan menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia untuk pertama kalinya pada Senin (17/8/2026).

Upacara bersejarah di dusun yang telah berdiri sejak tahun 1911 ini terwujud berkat
inisiasi Relawan Yayasan Makulila bersama masyarakat setempat. Meskipun berlangsung sederhana, seluruh warga mengikuti jalannya upacara

pengibaran bendera Merah Putih dengan penuh khidmat dan antusias. Selain upacara, warga juga memeriahkan hari kemerdekaan dengan berbagai perlombaan rakyat, seperti lomba lari karung, tarik tambang, makan kerupuk, hingga turnamen domino.

Relawan Yayasan Makulila yang mendampingi warga, Firman M. Arifin, menjelaskan bahwa mereka menggagas kegiatan ini untuk membawa semangat kemerdekaan hingga ke pelosok Pulau Halmahera.

Menurutnya, seluruh masyarakat, termasuk warga Dusun Kulo, berhak merasakan momentum 17 Agustus.

“Animo kemerdekaan mesti dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat Kulo. Ini kali perdana upacara dilaksanakan di Kampung Kulo dan masyarakat cukup antusias dalam penyelenggaraan upacara pertama di kampung,” tutur Firman.

Kegembiraan serupa juga meluap dari warga Dusun Kulo, Desman Lalatan.
Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para relawan karena sejak mendiami kampung tersebut, warga baru pertama kali melaksanakan upacara 17 Agustus.

Bagi masyarakat setempat, momentum ini memiliki arti penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda.

“Ini kali perdana upacara 17 Agustus dilaksanakan di kampung. Hal ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak kami, untuk terus merawat dan mencintai Indonesia. Kami cukup berterima kasih atas kehadiran teman-teman dari Yayasan Makulila yang mau melaksanakan kegiatan ini,” ujar Desman.

Peristiwa ini menjadi simbol kuat bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal Batas wilayah.

Melalui perayaan yang sederhana namun sarat makna ini, warga Dusun Kulo membuktikan kecintaan mereka yang mendalam pada Indonesia setelah menanti selama lebih dari satu abad.

(Yuda/Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *