
Menteri Hukum Anugerahi Penghargaan HAKI Merek Kolektif kepada Ketua KMP Tabona
Ternate, IntroNusantara – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyerahkan penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Merek Kolektif kepada Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Tabona, Muhammad Abd Kadir.
Penyerahan penghargaan ini berlangsung di Kantor Kanwil Kementerian Hukum, Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate Selatan, Jumat (12/6/2026).
Menteri Hukum memberikan apresiasi tersebut di sela-sela agenda peresmian Kantor Wilayah Hukum Provinsi Maluku Utara. Selain meresmikan gedung baru, ia juga mengganjar penghargaan bagi sejumlah kepala daerah dan ketua koperasi yang dinilai inovatif.
Dukung Program Strategis Nasional
Menteri Hukum menilai Muhammad Abd Kadir sukses mengimplementasikan Program Strategis Nasional (PSN) Koperasi Merah Putih gagasan Presiden Prabowo Subianto. Lewat kecerdasannya, Kadir berhasil menciptakan sebuah brand merek kolektif yang inovatif, elegan, dan ramah generasi milenial.
Kadir mengungkapkan rasa syukurnya seusai menerima penghargaan tersebut. Ia menyebut brand ciptaannya dinilai unik dan memiliki pembeda yang kuat dibanding daerah lain di Indonesia.
“Merek kolektif ini memadukan unsur historis, budaya ketimuran, serta heroisme pahlawan dari Bumi Moloku Kieraha,” kata Kadir.
Ia menambahkan, brand ini juga membawa unsur dagang khas Indonesia yang kompetitif untuk pasar internasional.
Berawal Dari Kejelian Tim Kanwil
Sebelum diakui menteri, pendaftaran merek KMP Tabona ini awalnya berjalan biasa saja. Namun, Kakanwil Hukum Maluku Utara Budi Arga Situngkir dan Kepala Divisi HAKI Rian Arvin melihat adanya keunikan eksklusif setelah melakukan sosialisasi ke koperasi-koperasi. Pihak Kanwil kemudian meneruskan potensi ini langsung kepada Menteri Hukum.
Pemerintah kini menindaklanjuti brand “KAKA’ EMPE too” tersebut ke tingkat HAKI nasional dan internasional. Langkah ini bertujuan mengunci hak paten agar merek tersebut tidak disalahgunakan oleh perusahaan lain.
Filosofi di Balik Nama ” Kaka Empe Too

Nama Brand: Merupakan akronim kreatif dari Koperasi Merah Putih (KMP) Tabona.
Logo Huruf ‘K’: Menggunakan visual Bendera Merah Putih yang melambangkan identitas koperasi nasional.
Mahkota Raja/Sultan: Representasi sejarah panjang Kesultanan Ternate yang berakar dari Momole Tobona.
Cengkeh dan Pala Matang: Simbol kekayaan alam Moloku Kieraha sebagai motor bisnis utama sejak era kerajaan.
Pantaran Cahaya Latar: Menaruh harapan cerah bagi pengentasan kemiskinan menuju Indonesia Emas 2045.
Dihadiri Ratusan Pejabat Daerah
Prosesi penyerahan penghargaan ini disaksikan langsung oleh Sekjen Kemenkumham Irjen Pol. Nico Afinta dan Gubernur Maluku Utara Serli Tjoanda.
Hadir pula jajaran Deputi Kemenkumham, Forkopimda Maluku Utara, Wali Kota Ternate, Bupati Pulau Morotai, akademisi, notaris, hingga ratusan pengurus koperasi setempat.
Apresiasi dari Menteri Hukum ini diharapkan mampu menyuntikkan energi baru bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih di Maluku Utara.
(Yuda/Red)