Home > Lingkungan & Ekologi > Warga Yawanli Terjang Banjir Rob Menjelang Ramadhan, Desak Pemerintah Bangun Swering 700 Meter

Warga Yawanli Terjang Banjir Rob Menjelang Ramadhan, Desak Pemerintah Bangun Swering 700 Meter

Redaksi Intronusantara 18 Maret 2026 Lingkungan & Ekologi
Warga Yawanli Terjang Banjir Rob Menjelang Ramadhan, Desak Pemerintah Bangun Swering 700 Meter

Maba Tengah, IntroNusantara – Masyarakat Desa Yawanli, Kecamatan Maba Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, harus menjalani awal Ramadan dengan penuh kekhawatiran. Sejak Selasa sore (17/03) sekitar pukul 17.43 WIT, banjir rob atau air laut pasang mulai merendam pemukiman warga di pesisir pantai. Kondisi ini diperparah dengan adanya air pasang susulan pada Rabu sore (18/03) pukul 17.46 WIT, tepat saat warga sedang bersiap berbuka puasa.

Hingga saat ini, warga mengaku belum mendapat tanggapan serius dari pemerintah, baik tingkat desa, kabupaten, maupun provinsi. Ketidakhadiran pemerintah di tengah musibah ini memicu kekecewaan mendalam bagi masyarakat pesisir.

“Kami merasa seperti dianaktirikan karena jauh dari pusat kabupaten. Padahal kami juga warga Indonesia yang butuh perlindungan. Bayangkan, saat orang lain sibuk berbuka puasa, kami di sini sibuk menyekop pasir untuk menghalau air masuk ke rumah,” ujar salah satu warga, Marame Hi Ali.

Warga menegaskan bahwa solusi permanen untuk mengatasi ancaman ini adalah pembangunan tanggul pengaman pantai (swering) sepanjang 700 meter. Tanpa adanya infrastruktur tersebut, masyarakat Yawanli dipastikan akan terus dihantui banjir rob, bahkan saat merayakan Idul Fitri mendatang.

Terkait keluhan warga, Kepala Desa Wayamli menyatakan bahwa pihak pemerintah desa memiliki keterbatasan anggaran untuk menangani proyek sebesar itu.

“Kami punya Anggaran Desa terbatas” Jelas Kades Yawanli

Ia juaga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat segera “turun tangan memberikan bantuan darurat dan perencanaan jangka panjang.” Harapnya

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan dampak banjir akan semakin meluas dan mengganggu stabilitas ekonomi serta keselamatan warga di sepanjang pesisir Yawanli.

(Yuda/Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *